Apa Itu Minyak Jelantah dan Kenapa Berbahaya Dipakai Berulang?
4 menit baca

Minyak jelantah adalah minyak goreng yang sudah dipakai, biasanya lebih dari satu kali, sehingga mengalami perubahan warna, bau, dan komposisi kimia. Perubahan ini terjadi lewat dua proses utama: oksidasi dan polimerisasi, yang dipicu oleh panas tinggi berulang.
Saat minyak dipanaskan terus-menerus, molekul lemaknya terurai dan membentuk senyawa baru seperti akrilamida dan radikal bebas. Senyawa-senyawa ini yang jadi alasan utama kenapa minyak jelantah tidak disarankan untuk dikonsumsi lagi — konsumsi jangka panjang dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan jantung dan pencernaan.
Tanda-tanda minyak sudah tidak layak pakai antara lain: warna menjadi gelap kecoklatan, muncul busa berlebihan saat dipanaskan, bau tengik, dan teksturnya jadi lebih kental dari minyak baru.
Daripada dibuang ke saluran air (yang justru mencemari lingkungan) atau tetap dipakai, cara paling aman dan menguntungkan adalah menyetorkannya ke pengumpul terpercaya seperti GoJelantah — jelantah diproses ulang jadi biodiesel, dan Anda tetap dibayar tunai per liternya.
Punya Jelantah Menumpuk di Rumah?
Jangan dibuang — setorkan ke GoJelantah, dijemput gratis dan dibayar tunai di tempat.