Kembali ke ArtikelTips

Begini Cara Mengenali Minyak Jelantah yang Masih Bagus vs yang Sudah Rusak Parah

3 menit baca

Botol-botol plastik berisi minyak goreng

Meski sama-sama disebut "jelantah", kondisi minyak bekas sebenarnya bisa sangat bervariasi tergantung berapa kali dipakai, jenis makanan yang digoreng, dan suhu menggorengnya. Mengenali kondisinya penting, baik buat keamanan dapur Anda sendiri maupun buat proses daur ulang selanjutnya.

Warna adalah indikator paling gampang dilihat: minyak yang baru dipakai 1-2 kali biasanya masih kuning keemasan, sementara yang sudah dipakai berkali-kali berubah jadi cokelat gelap hingga kehitaman. Semakin gelap warnanya, semakin tinggi tingkat oksidasinya.

Indikator lain yang bisa diperhatikan: busa berlebihan saat dipanaskan, bau tengik yang menyengat, tekstur yang jadi lebih kental dan lengket, serta munculnya endapan/ampas yang mengendap di dasar wadah. Kombinasi dari tanda-tanda ini menunjukkan minyak sudah tidak layak dipakai sama sekali untuk memasak.

Kabar baiknya, baik jelantah yang "masih mendingan" maupun yang sudah rusak parah, keduanya tetap punya nilai jual ke GoJelantah — karena proses penyaringan dan pengolahan lanjutan di tahap industri memang dirancang untuk menangani variasi kondisi ini. Jadi Anda tidak perlu khawatir jelantah "terlalu jelek" untuk disetorkan.

Punya Jelantah Menumpuk di Rumah?

Jangan dibuang — setorkan ke GoJelantah, dijemput gratis dan dibayar tunai di tempat.

GoJelantah

Jemput Jelantah, Secepat Klik — jemput & beli minyak jelantah se-Jabodetabek, bayar langsung di tempat.

Kontak

  • 081212084742
  • Jl. I Gusti Ngurah Rai No.20C, RT.8/RW.6, Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13420
  • Senin–Jumat 08.00–17.00, Sabtu 08.00–12.00

Harga Jemput

Mulai Rp 7.000/liter

Nego, tanpa syarat minimum liter.

gojelantah

© 2026 GoJelantah. Jemput Jelantah, Secepat Klik.

Jakarta · Bogor · Depok · Tangerang · Bekasi

Chat WhatsApp