Dari Dapur ke Tangki: Bagaimana Jelantah Diubah Jadi Biodiesel
4 menit baca

Setelah dikumpulkan, minyak jelantah melewati tahap penyaringan untuk memisahkan air, ampas, dan kotoran lain. Minyak yang sudah bersih kemudian diproses lewat reaksi kimia bernama transesterifikasi, di mana minyak direaksikan dengan alkohol (biasanya metanol) dan katalis untuk menghasilkan biodiesel serta produk sampingan berupa gliserin.
Biodiesel hasil olahan jelantah punya karakteristik pembakaran yang lebih bersih dibanding solar konvensional, dan karena bahan bakunya adalah minyak bekas, proses ini juga membantu mengurangi limbah yang seharusnya dibuang.
Selain jadi biodiesel, sebagian kecil jelantah olahan juga dimanfaatkan sebagai bahan baku sabun, pelumas, dan lilin — menunjukkan bahwa "minyak bekas" sebenarnya punya banyak jalur daur ulang bernilai ekonomi.
Inilah alasan GoJelantah berani membeli jelantah Anda dengan harga yang adil dan bisa dinego: karena di ujung rantai pasokan, minyak ini benar-benar diubah jadi sesuatu yang bernilai, bukan sekadar dikumpulkan tanpa tujuan.
Punya Jelantah Menumpuk di Rumah?
Jangan dibuang — setorkan ke GoJelantah, dijemput gratis dan dibayar tunai di tempat.